::: Pacitan News Online :::
 
 
 
  Mon, 1 May 2017
 
 

Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

Mei, 2017

April, 2017

Maret, 2017

Februari, 2017

Januari, 2017

Desember, 2016

November, 2016

Oktober, 2016

September, 2016

Agustus, 2016

Juli, 2016

Juni, 2016


Disponsori oleh :




Halaman Berita


Pacitan


[ 03/02/2017, 07:48 WIB ]
Bencana Landa Pacitan, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan


 
Pacitan - Bencana alam kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pacitan. Ini menyusul hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sejak Kamis (2/2/2017) petang hingga Jumat pagi. Tidak ada korban jiwa. Namun akibat rentetan peristiwa tersebut aktivitas warga terganggu.
Di Desa Sedayu, Kecamatan Arjosari, tanggul penahan permukiman jebol sepanjang 20 meter. Kepala Desa Imam Mawardi mengatakan bencana tersebut disebabkan derasnya aliran sungai tidak sebanding dengan daya tahan tanggul. Terlebih usianya tergolong tua.

Di jalur Pacitan-Ponorogo ruas Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo, longsor sempat melumpuhkan arus lalu-lintas kedua arah. Tumpukan material berupa tanah dan bebatuan hanya menyisakan setengah meter badan jalan.

Kasatlantas AKP J Nugroho saat dialog Spirit Pagi di Radio Suara Pacitan menejlaskan, pihaknya memberlakukan sistem buka tutup untuk kendaraan roda dua. Sedangkan roda empat ke atas harus menunggu evakuasi selesai. Pembersihan material longsoran melibatkan dua alat berat milik UPT BPJ Provinsi Jatim.

Saat berita ini diturunkan lalu-lintas di jalur tersebut berangsur normal. Sedangkan untuk tanggul jebol, warga bersama BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) memasang tanggul darurat berupa karung berisi pasir.

Informasi yang dihimpun pacitankab.go.id, bencana longsor juga menimpa rumah warga di sejumlah kecamatan. Seperti Tulakan, Sudimoro, dan Arjosari. Kerusakan beragam mulai ringan hingga sedang dengan kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Pelaksana Harian BPBD, Tri Mudjiharto mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana seiring tingginya curah hujan selama Bulan Pebruari. Kesiapsiagaan sangat diperlukan guna pengurangan risiko. (Riz/Pur)

 
 
 
Powered by PDE Pacitan © 2008, untuk pacitankab.go.id
Berita adalah properti kontributor, kami tidak bertanggung jawab atas isi berita yang ada dalam situs ini.
Situs ini kan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 X 768 dan di Browser IE 5+