::: Pacitan News Online :::
 
 
 
  Mon, 1 May 2017
 
 

Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

Mei, 2017

April, 2017

Maret, 2017

Februari, 2017

Januari, 2017

Desember, 2016

November, 2016

Oktober, 2016

September, 2016

Agustus, 2016

Juli, 2016

Juni, 2016


Disponsori oleh :




Halaman Berita


Pacitan


[ 16/03/2017, 07:30 WIB ]
Musrenbang 2017, Pacitan Fokus Dongkrak Ekonomi dan Tangani Kemiskinan


 
Pacitan - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pacitan berada di angka 5,10. Ini lebih tinggi dari angka nasional. Hanya saja jika dibandingkan dengan Provinsi Jawa Timur, pertumbuhan ekonomi daerah di tepi Samudera Indonesia ini masih berada di bawahnya. Padahal guna mengentaskan masalah kemiskinan, setidaknya pertumbuhan ekonomi harus mencapai angka 6. Demikian disampaikan Bupati Pacitan Indartato saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) di pendopo kabupaten, Kamis (16/3/2017) pagi.
Bupati mengatakan, angka pertumbuhan ekonomi daerah yang dipimpinnya saat ini menempati urutan ke-25 dari 38 kabupaten/kota yang ada. Sementara dari sisi Produk Domestik Regional Brutto (PDRB) meningkat dari Rp 13 juta per kapita per tahun pada 2011 menjadi Rp 21 juta pada tahun 2015. Sedangkan kontribusi PDRB terhadap APBD hingga sekarang baru mencapai 11 persen.

``PDRB kita yang paling tinggi adalah sekitar 30 persen adalah sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Sedangkan yang kedua adalah perdagangan besar dan eceran, dan yang ketiga adalah konstruksi,`` papar Pak In di depan ratusan peserta yang memadati aula pendopo.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur Budi Setyawan yang juga hadir dalam kesempatan tersebut berpesan agar pemerintah lebih fokus pada pengelolaan sumberdaya alam potensial. Antara lain sektor pariwisata dan pertanian yang diolah. Terkait penanggulangan kemiskinan, lanjut Budi, hal tersebut harus tetap menjadi prioritas. Tentu saja program yang dijalankan harus selaras dan terpadu.

``Bagaimana beriringan dan terintegrasi di mana kegiatan harus kita sinkronkan. Jadi Pak Bupati nanti pada akhir masa jabatannya akan bisa menurunkan kemiskinan. Itu PR (pekerjaan rumah),`` ujar pria yang mengemban jabatan di Bappeda Provinsi Jatim sejak akhir 2016.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Pacitan Heru Wiwoho saat dialog di Program Spirit Pagi radio Suara Pacitan menjelaskan hasil Musrenbang kali ini merupakan materi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Perencanaan pembangunan tersebut diprioritaskan pada 8 aspek utama. Yakni pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan. Bidang lain yang menjadi perhatian adalah pertanian, ketahanan pangan, serta ekonomi. Meliputi pariwisata dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Musrenbang tingkat kabupaten berlangsung sehari melibatkan beragam pemangku kepentingan, baik unsur pemerintah maupun organisasi kemasyarakatan. Turut hadir dan menyampaikan pokok pikiran, Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono. Usai pembukaan, agenda dilanjutkan pembahasan terkait isu-isu strategis.

 
 
 
Powered by PDE Pacitan © 2008, untuk pacitankab.go.id
Berita adalah properti kontributor, kami tidak bertanggung jawab atas isi berita yang ada dalam situs ini.
Situs ini kan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 X 768 dan di Browser IE 5+