Sepakat Jaga Keamanan Bulan Ramadhan

Penandatanganan Bupati Indartato, Kapolres Pacitan AKBP Setyo K Heriyatno, Dandim 0801 Letkol (Kav) Aristotelas HN Lawitang, pemangku kebijakan terkait, dan pelaku usaha di gedung Karya Dharma, Selasa (15/5/2018).

Kesepakatan untuk menjaga keamanan dan ketertiban bulan Ramadhan ditandatangani Bupati Indartato, Kapolres Pacitan AKBP Setyo K Heriyatno, Dandim 0801 Letkol (Kav) Aristotelas HN Lawitang, pemangku kebijakan terkait, dan pelaku usaha di gedung Karya Dharma, Selasa (15/5/2018). Tujuannya untuk menciptakan ketenangan dan keamanan selama bulan suci tersebut. “Semua elemen bersama-sama harus menciptakan kondisi yang kondusif,” kata bupati.

Meski demikian sikap antispatif juga harus dikedepankan. Utamanya terhadap potensi dan situasi yang mengancam kondisi keamanan masyarakat. Baik berupa kejahatan konvensional maupun lainnya.

Menurut bupati sampai saat ini stok pangan menghadapi bulan Ramadhan diwilayahnya cukup. Baik daging sapi, ayam, dan lainnya. “Stok beras di bulog cukup untuk empat bulan ke depan. Mudah-mudahan tidak terjadi operasi pasar,” terangnya.

Terkait kondisi keamanan, Kapolres AKBP Setyo K Heriyatno menjelaskan berbagai kemungkinan munculnya tindak kejahatan saat bulan suci tersebut. Pihaknya juga telah melakukan pemetaan dititik-titik rawan kejahatan. “Sasaran pencurian adalah rumah yang ditinggal pemilik. Kemungkinan pelaku dari luar daerah, sindikat, atau warga lokal sendiri,” jelas dia.

Mengenai jam operasional hiburan malam selama sebulan kedepan, orang nomor satu dijajaran kepolisian Pacitan ini menyarankan agar pemkab membuat kesepakatan pembatasan jam operasional. Muaranya tentu untuk menghindari permasalahan dikemudian hari. “Tidak ada sweeping di Pacitan. Hukum harus ditegakkan. Jika ada sweeping, akan berhadapan dengan saya,” tegasnya.

Untuk menghadapi arus mudik dan balik lebaran nanti, rencananya Polres Pacitan akan mendirikan sembilan pos pantau. Diantaranya di Arjowinangun, Punung, dan pertigaan Bliruk. “Kita kedepankan upaya preventif dulu,” tandas Kapolres. (arif/nasrul/tarmuji taher/humaspacitan/diskominfopacitan).

Jelang Ramadan, Bupati Sidak Pasar.

Bupati Indartato bersama jajarannya mendatangi pasar Arjowinangun dan Minulyo

Sehari menjelang bulan Ramadan, Bupati Indartato bersama jajarannya mendatangi pasar Arjowinangun dan Minulyo. Kedatangannya itu untuk memastikan ketersediaan stok bahan pangan. “Saya bersama pak wabub dan tim melihat bersama-sama ketersediaan bahan pangan dan harga-harga bahan pokok di Kabupaten Pacitan,” katanya ketika berada di Pasar Minulyo, Baleharjo, Rabu (16/5/2018). Di Pasar Minulyo, orang nomor satu di jajaran pemerintahan Kabupaten Pacitan ini berinteraksi dengan pedagang dan pembeli yang datang. Terkait kondisi bahan pangan maupun komoditas lain. Hasilnya, diketahui ada sejumlah jenis item mengalami kenaikan harga karena adanya pertambahan permintaan.

Menurut bupati nilai kenaikan harga barang kebutuhan pokok sendiri masih dalam taraf wajar. Meski ia sebenarnya tidak menginginkan ada operasi pasar, tetapi jika hal tersebut harus dilakukan, maka pemkab juga akan menggelarnya. Seperti diketahui kenaikan harga kebutuhan pokok akan kembali terjadi mulai pertengahan Ramadhan sampai menjelang lebaran nanti. “Ada kenaikan harga daging ayam dan daging sapi. Untuk daging sapi hampir seragam,”jelas dia.

Sampai saat ini stok beras di gudang Bulog, Kelurahan Sidoharjo diperkirakan masih cukup untuk empat bulan ke depan. (arif/nasrul/tarmuji taher/danang/humaspacitan/diskominfopacitan)

Rangkaian Hardiknas Ditutup Dengan Ngaji Bareng; Berharap Pendidikan Semakin Berkualtas Disisi Akademi Dan Ketakwaan

Pengajian Akbar Dalam Rangka Resepsi Hardiknas, digelar kemarin 15/05/18 dihalaman gedung Diknas Kabupaten Pacitan

Pemda memalui Dinas Pendidikan menggelar Pengajian Akbar Dalam Rangka Resepsi Hardiknas, digelar kemarin 15/05/18 dihalaman gedung Diknas Kabupaten Pacitan. Mengusung Tema Mengasuh Kridaning Pakerti Tumuju Luhurung Budi.

Mengudang Mubaligh KH. Duri Ashari dari kota semarang, Bupati Indartato beserta Istri Luki Indartato hadir dalam kegiatan tersebut, ditemani Wabup Yudi Sumbogo beserta Istri, Sekda Suko Wiyono serta Pejabat lingkup Pemda dan seluruh elemen Pendidik kabupaten Pacitan.

Resepsi hardiknas adalah wujud apresiasi kepada seluruh guru, kepala sekolah dan termasuk pengawas terhadap kinerjanya selama setahun. Selanjutnya memotifasi agar kedepan seluruh elemen pendidik lebih bersemangat dalam mencetak generasi penerus berkualitas. “arti dari tema kita adalah mengingatkan agar kita semua bekerja dengan hati”. Beber Marwan Kepala Dinas Pendidikan dalam sambutanya.

Bupati Indartato mengucapkan terimakasih kepada seluruh elemen pendidik atas segala upaya yang dilakukan sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Pacitan semakin meningkat dari tahun ketahun. terbukti dewasa ini pendidikan di Kabupaten Pacitan sejajar di Kabupaten lain bahkan dikancah provinsi. “kita lihat indek integritas pendidikan kita di Provinsi memiliki nomor, ini buah manis kerja keras bapak ibu guru dan dimomen yang luarbiasa ini izinkan kami mengucapkan terimakasih atas semuanya, serta ada harapan dalam benak saya semoga nanti ada Presiden-Presiden lagi dari Kabupaten Pacitan”. Ucap Indartato tulus dan penuh darap.

Didalam tausiyahnya KH Duri Ashari mengajak untuk mengenal sosok Rosulullah SAW, serta menata hati menyambut bulan suci Romadhon sehingga mampu memetik hikmah yang terkandung didalamnya, akhirnya dapat menjalani hidup dan bekerja dengan sempurna serta penuh ketakwaan dan keiklasan.

(Budi/Anj/Riyanto/Diskominfo)

Gayengnya ‘Megengan’ Jelang Ramadhan di Pringkuku Bareng Bupati Pacitan

Warga di Desa Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku Megengan bersama Bupati Pacitan pada Senin (14/5/2018). (Foto: Dok Humas Pemkab Pacitan)

PRINGKUKU – Beberapa hari jelang bulan Ramadhan, puluhan warga di Desa Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku menggelar tasyakuran jelang Ramadhan atau yang akrab dengan nama Megengan bersama Bupati Pacitan pada Senin (14/5/2018).

Dalam kegiatan rutin jelang Ramadhan tersebut, hadri juga Bupati Indartato, Sekretaris Daerah Suko Wiyono, mantan Bupati Gepeng Sudibyo, para kepala dinas dan bagian, anggota DPRD, serta kepala wilayah setempat.

Camat Pringkuku Sudaryono mengatakan kegiatan tersebut sebagai representasi ukhuwah islamiyah. Selain itu sebagai bentuk persiapan bagi umat Islam menyambut bulan suci Ramadhan. “Semoga kita nanti mendapatkan keutamaan bulan Ramadhan,” katanya.

Megengan sendiri merupakan salah satu tradisi masyarakat ketika menyambut bulan istimewa itu. Dimana dalam kurun waktu satu bulan kedepan umat Islam akan menghadapi cobaan serta meningkatkan ibadah dan berlomba-lomba berbuat kebajikan.

Sementara, Mantan bupati Pacitan Gepeng Sudibyo mengungkapkan, model megengan bersama ini menjadi upaya untuk mendekatkan diri pemimpin dan rakyatnya.

“Yang harus dipahami semua, ini adalah manjing ajar ajer. Antara bupati dan warga,” ungkap dia.

Sementara, Bupati Indartato menyampaikan megengan tidak dilarang dalam agama. Karena menjadi media menata hati dan mengendalikan hawa nafsu saat menjalankan ibadah puasa.

“Kegiatan ini juga sebagai perwujudan persatuan dan kesatuan. Dengan bersatu tujuan kita bersama dapat tercapai,” tuturnya.

Pada kesempatan ini pula diserahkan santunan asuransi ketenagakerjaan dan paket sembako bagi warga kurang mampu. (Humas Pemkab Pacitan/Diskominfo Pacitan)

Rangkaian Hardiknas Ajak Siswa Siswi Kembali Bersepeda

Bupati Indartato beserta Istri Luki Indartato ditemani Wabup Yudi Sumbogo, Sekda Suko Wiyono, jajaran Muspida, OPD dan anggota Kepolisian bersepeda bersama ribuan Siswa Siswi dari tingkat SD, SMP/MTS, SMK/SMK dalam Kegiatan Hari Pendidikan Nasional.

Selasa 15/05, Bupati Indartato beserta Istri Luki Indartato ditemani Wabup Yudi Sumbogo, Sekda Suko Wiyono, jajaran Muspida, OPD dan anggota Kepolisian bersepeda bersama ribuan Siswa Siswi dari tingkat SD, SMP/MTS, SMK/SMK Sederajat mengelilingi kota Pacitan, Kampanye itu sebagai upaya Pemerintah dan Kepolisian untuk mengajak para pelajar untuk kembali bersepeda.

Kegiatan yang masih dalam Rangkaian Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 02 Mei itu mengusung tema Polantas Go Green Kabupaten Pacitan, untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan yang kebanyakan adalah para pelajar. “bersepeda lebih sehat, aman gaul dan ramah terhadap lingkungan”. Ujar AKP Hendrik K. Kasad Lantas Polres Pacitan kepada Diskominfo Pacitan.

Kegiatan bersepeda bersama ini dinilai tepat oleh Marwan, sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pacitan, berharap pihaknya mendapat dukungan dari seluruh elamen khususnya orangtua agar tidak mengizinkan putra putrinya yang belum cukup umur menggunakan motor. “penting bagi orang tua agar membantu program kami”. Ujar Marwan.

Untuk mencapai mutu pendidikan yang berkualitas membutuhkan banyak aspek didalamnya, salah satunya adalah penandatanganan MoU antara pemerintah dan Kepolisian yang disaksikan bersama. berharap kegiatan tersebut membawa para pelajar dikabupaten pacitan untuk sadar dan mengikuti aturan yang berlaku. “Ini berlaku dikota maupun didaerah, karena wujud kasih sayang kami”. Tutur Indartato Bupati pacitan.

Kegiatan diakhiri dengan pembagaian doorprize menarik kepada seluruh peserta serta penandatanganan anti hoax pada kain sepanjang tigapuluh meter, sebagai upaya bersama agar para pelajar yang notabene pemakai smartphone untuk arif dalam menyikapi pemberitaan yang beredar dan penyebaranya.

(Budi/Anj/Riyanto/Diskominfo)