SEHAT CERIA: Bupati Pacitan bersama Ketua Tim Penggerak PKK Luki Indartato tampak memangku anak-anak peserta imunisasi difteri di SMKN 1 Pacitan. (Rizky Mahendra)

Pacitan – Anak usia 1 hingga 19 tahun di Kabupaten Pacitan menjadi target Outbreak Response Immunization (ORI) difteri. Tak kurang dari 138.162 jiwa sasaran akan mendapatkan imunisasi kekebalan bakteri corynebacterium diphteriae itu.

“Ini akan menjadi tugas kita bersama menyukseskan kegiatan serentak ORI difteri di Pacitan,” tegas Bupati Indartato saat mencanangkan kegiatan outbreak response immunization (ORI) Difteri Kabupaten Pacitan di Aula SMKN 2 Pacitan, Selasa (13/02/18).

Tujuan akhir dari imunisasi difteri ini sendiri, menurut Bupati Indartato sangat penting. Yakni, mewujudkan generasi sehat dan berkualitas. Untuk itu menjadi kewajiban semua pihak turut serta menyukseskan program tersebut.

Sementara, menurut Kepala Dinas Kesehatan Pacitan Eko Budiono, pelaksanaan ORI Difteri di Jawa Timur akan berlangsung tiga tahap. Dimulai bulan Februari, Juli, hingga Desember mendatang. Dari 138.162 sasaran berada pada jenjang usia mulai balita hingga SLTA.

Rinciannya, anak usia balita/PAUD sebanyak 39.900 sasaran, TK 10.287 sasaran dan SD 45.828 sasaran. Usia SLTP sederajat sebanyak 22.972 sasaran dan SLTA sederajat 18.671 sasaran. Pun demikian dengan anak putus sekolah yang mencapai 5.954 sasaran.

“Kita sudah menyiapkan sedikitnya 1.855 pos layanan untuk gerakan serentak imunisasi ini”, ungkapnya. (riz/ps)