Penilaian “Monev Hasil Pengawasan 2018” Depo Arsip Dinas Perpustakaan Kabupaten Pacitan Oleh Disperpusip Provinsi Jatim

Dimulai sejak Rabu, 6 November 2019, bertempat di Depo Arsip Dinas Perpustakaan Kabupaten Pacitan, telah dilaksanakan penilaian Monev Hasil Pengawasan 2018″ oleh Disperpusip Provinsi Jatim. Penilaian ini dilakukan selama 2 hari (sampai 7 November 2019), dengan tim penilai sejumlah 2 orang, yakni Wahyu Setiawan, S.H., M.H (Seksi Pengawas Kearsipan) dan Hari Sugiyanto, S.H.

Tujuan diadakannya Monev (Monitoring dan Evaluasi) ini adalah sebagai tindak lanjut dari pengawasan tahun 2018 yang lalu, untuk melihat dan memantau sudah sejauh mana Depo Arsip telah melaksanakan seluruh program dan kegiatan kearsipannya sesuai Standar Nasional Kearsipan.

Undang – undang No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan menyatakan bahwa penyelenggaraan kearsipan bertujuan untuk menjamin tercipta dan ketersediaan arsip yang autentik dan terpercaya, terwujudnya pengelolaan arsip yang andal , perlindungan kepentingan negara dan hak – hak keperdataan rakyat, keselamatan dan keamanan arsip, keselamatan aset nasional serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Agar tujuan tersebut dapat tercapai, maka diperlukan penyelenggaraan kearsipan yang sesuai dengan prinsip, kaidah dan standar kearsipan. Untuk menjamin bahwa pencipta Arsip baik pusat ,maupun daerah menyelenggarakan kearsipan sesuai dengan peraturan perundang – undangan perlu dilakukan pengawasan kearsipan.

Selanjutnya, sebagaimana diatur dalam Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Nomor 30 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pedoman Evaluasi Reformasi Birokrasi Instansi Pemerintah, bahwa nilai hasil Pengawasan Kearsipan merupakan salah satu komponen dalam Penilaian Birokrasi.

Dengan diberlakukannya Peraturan Arsip Nasional Nasional RI No 6 Tahun 2019 tentang Pengawasan Kearsipan, maka nilai hasil pengawasan kearsipan suatu instansi baik pusat maupun daerah pada tahun 2021 merupakan akumulasi nilai pengawasan kearsipan eksternal ( 60 % ) ditambah nilai rata – rata pengawasan kearsipan internal ( 40 % ).

Hari  kedua jadwal penilaian (7 November 2019), dilaksanakan Rapat Penataan Arsip Daerah di RKP Pacitan, yang dihadiri oleh Bupati Dr. Indartato, M.M, Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan Dr. Ir. Heru Wiwoho. S. P., M.Si, Kepala Dinas Perpustakaan Drs. Cipto Yuwono, M. Pd, Sekretaris Dinas Perpustakaan Dra. Jayuk Susilaningtyas, M.M, dan perwakilan dari 31 OPD se-Kabupaten Pacitan.

Sehubungan dengan hal terkait di atas, diberitahukan kepada semua jajaran OPD se-Kabupaten Pacitan untuk memperhatikan beberapa hal sebagai berikut :
a) Pada tahun 2020 masing masing Instansi sudah harus melaksanakan pengawasan kearsipan Internal sesuai ketentuan pasal 14 Peraturan Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2019 tentang Pengawasan Kearsipan ;
b) Mempersiapkan pengelolaan arsip aktif di setiap central file ( unit pengolah ) terutama arsip yang tercipta dari pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2019, karena pengawasan kearsipan Internal tahun 2020 terdiri dari :
1) Pengawasan sistem kearsipan internal,
2) Pengawasan pengelolaan arsip aktif

Harapan ke depannya, Depo Arsip mampu melaksanakan seluruh kegiatan dan program Kearsipan sesuai ketetapan Undang – undang No. 43 Tahun 2009, sehingga mampu menjadi contoh sekaligus pembina bagi OPD seluruh Kabupaten Pacitan dalam penataan arsip yang benar sesuai standart yang ada.(Penulis:Nisa Permana/Doc:Nisa & Yudhis/Depo Arsip/Dinas Perpustakaan Pacitan)

Room Tour oleh SD Alam Pacitan dan Pembelajaran SD IC di Dinas Perpustakaan Kabupaten Pacitan

Kamis, 22 Agustus 2019 pagi, Bidang Layanan dan Koleksi menerima kunjungan dari SD IC dan SD Alam Pacitan di jam yang berbeda hanya selang kurang lebih setengah jam. Nuri Nurchalimah, S.Pd. Si, Guru Pendamping dari SD IC membawa anak didiknya sejumlah 34 orang berkunjung ke Disperpusda untuk melakukan pembelajaran tematik menggambar cover buku. Beliau termasuk menjadi Guru yang terbilang sering mengajak anak didiknya ke Disperpusda Pacitan.  Sedangkan SD Alam mengajak anak didiknya sebanyak 26 siswa untuk Room Tour dan mengetahui profil maupun fasilitas Perpusda. Ini merupakan salah satu trik untuk mendidik anak-anak SUKA BUKU dan GEMAR MEMBACA sejak usia dini.
Dengan didampingi oleh petugas layanan Dinas Perpustakaan Pacitan yakni Deni Andriana dan Iis Saputri, siswa-siswi SD Alam melakukan Room Tour. Antusias mereka sangat tinggi terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan mereka kepada petugas layanan dan respon mereka menanggapi penjelasan petugas.
Acara Room Tour tersebut diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan kenang-kenangan oleh SD Alam ke Dinas Perpustakaan Kabupaten Pacitan.

(PerpusdaPacitan/DiskominfoPacitan)

PELAKSANAAN GERNAS BAKU BUSTANUL ATHFAL AL-MUHAJIRIN SIDOHARJO DI DINAS PERPUSTAKAAN KABUPATEN PACITAN

Jum’at 9 Agustus 2019, Bustanul Athfal Muhajirin melakukan kunjungan ke Dinas Perpustakaan Kabupaten Pacitan dalam rangka melaksanakan kegiatan GERNAS BAKU, yaitu Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku. Kegiatan kali ini diikuti oleh 27 peserta didik beserta wali murid dengan didampingi 3 guru pendamping.

Sebelum acara dimulai, guru pendamping terlebih dahulu memberikan pengenalan tentang Perpustakaan Daerah Kabupaten Pacitan kepada peserta acara. Tepat pada pukul 8 pagi, acara dimulai dan diawali dengan kegiatan senam Gernas Baku yang diikuti oleh semua peserta.

Ibu Sri Lestari, selaku Kepala Bustanul Athfal Al-Muhajirin, dalam sambutannya mengemukaan bahwa Dinas Perpustakaan telah menyambut kunjungan Bustanul Athfal Al-Muhajirin dengan sangat baik. “Kami berharap kunjungan seperti ini terus berlanjut dan akan kami agendakan”, kata beliau selanjutnya.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Dinas Perpustakaan Kabupaten Pacitan yang diwakili oleh Joko Wahyudi, S.Sos, M.Pd, selaku Kasi Layanan dan Otomasi. “Dinas Perpustakaan memiliki koleksi yang sangat banyak, oleh karena itu mohon dimanfaatkan dengan baik” jelasnya. Para orang tua dapat meminjam buku koleksi Dinas Perpustakaan untuk anak-anak, sehingga dapat membimbing anak-anak dengan membacakan buku yang sesuai dengan tingkat tumbuh kembang anak.

Di sela kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan plakat dan bingkisan dari Bustanul Athfal Al-Muhajirin (diwakili oleh adik-adik peserta didik) kepada Dinas Perpustakaan (diwakili oleh Joko Wahyudi). Acara diakhiri dengan kegiatan pembacaan buku oleh para wali murid kepada anak-anak di ruang layanan anak Dinas Perpustakaan Kabupaten Pacitan, sebagai kegiatan utama dari pelaksanaan Gernas Baku kali ini.

(Penulis: Rosda / Doc&Video by: Ryn Surya/Dinas Perpustakaan Kabupaten Pacitan)

STKIP PACITAN JURUSAN PGSD BERINOVASI MENGADAKAN PROSES PEMBELAJARAN DI PERPUSDA PACITAN

Jum’at, 5 April 2019, sebanyak 80 mahasiswadari 2 kelasjurusan PGSD semester 4 STKIP Pacitan berkunjung ke Dinas Perpustakaan Pacitan. Kunjungan tersebut diadakan dalam rangka melakukan proses pembelajaran kuliah yang dibimbing oleh Vit Ardiantama yakni Dosen mata kuliah Bahasa Indonesia STKIP Pacitan.

Vit Ardiantama mengatakan “Saya sengaja mengajak mahasiswa kami berkunjung ke Perpusda untuk melakukan pembelajaran disini karena di Perpustakaan kampus tidak ada literasi buku anak-anak. Sedangkan di Perpusda sini saya lihat sudah tersedia buku anak-anak. Mahasiswa PGSD memang perlu untuk mengetahui literature buku anak-anak agar mereka mampu tahu bagaimana seharusnya membuat buku anak-anak”  “Kedepannya saya akan mengajak mahasiswa lainnya untuk berkunjung kesini, karena selain memang literature buku anak-anak ada di sini, di sini tempatnya sangat nyaman”, imbuh Vit.

Vit juga sempat memberikan masukan kepada Daimah,S.Pd Kasi Koleksi Bidang Layanan dan Koleksi Dinas Perpustakaan Pacitan untuk menambah koleksi buku yang berhubungan dengan dunia pendidikan khususnya materi-materi tentang Proses Pembelajaran yang erat kaitannya dengan perkuliahan di PGSD.(Penulis&Doc :Ryu Surya/DinasPerpustakaanPacitan/DiskominfoPacitan)

TK Mlati; Kunjungi Gudang Ilmu

Rabu pagi 13/02/19 merupakan hari istimewa bagi  puluhan siswa dan siswi TK Mlati Kecamatan Arjosari, mereka bersama-sama melaksankan kunjungan ke Dinas Perpustakaan Kabupaten Pacitan. meskipun bukan  yang pertama dilaksankan namun siswa-siswi tersebut masih tampak antusias ketika melihat ribuan buka yang tertata apik.

Meskipun harus menempuh perjalanan selama hampir satu jam, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat TK Mlati untuk lebih mengenal buku serta Perpustakaan sebagai gudang ilmu pengetahuan, “semua buku dijajah oleh mereka,” kata Edi Sukarno Kabid Layanan dan Koleksi Dinas Perpustakaan semringah.

Memanfaatkan kesempata yang baik itu, kepada para guru pengajar dan orang tua yang mendampingi, Edi juga berpesan agar lebih meningkatkan sinergitas baik antar guru dan orang tua serta pemerintah desa, demi mewujudkan generasi penerus yang berbudaya luhur, bermoral dan berprestasi terutama dalam bidang kerohanian, “peserta didik harus mengenal Tuhannya sejak dini, itu yang utama,” terangnya.

Ia juga mengajak agar mereka dikenalkan dan dipahamkan budaya mendongeng, karena bisa memaksimalkan siswa dalam membentuk karakter yang baik saat dewasa kelak, “mendongeng dapat membentuk anak memiliki rasa empati yang besar antar sesama, mengaplikasikan keteladanan dari tokoh cerita serta memperkaya diksi,” pungkasnya. (RynSurya/NisyaPermana/DinasPerpustakaanPacitan/DiskominfoPacitan).