Pemerintah Kabupaten Pacitan kembali meraih penghargaan sebagai salah satu dari Top 45 Finalis Kovablik Provinsi Jawa Timur, dengan Kategori Penyedia Lapangan Kerja dan Peningkatan Kualitas Tenaga Kerja dengan judul Inovasi Matraman Kia (Mantap Bermitra Untuk Kepemilikan dan Pemanfaatan Kartu Identitas Anak).
Piagam Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pacitan Tri Mudjiharto, dalam acara Penganugrahan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, pada Jumat (12/12) bertempat di Hotel Firefield by Marriott Surabaya.
Langkah inovatif ini juga tidak lepas dari peran Bappeda Litbang (Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah) Kabupaten Pacitan dalam mendorong, memfasilitasi, dan mengawal inovasi pelayanan publik (Kovablk), mulai dari perencanaan strategi inovasi, pendampingan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dalam menyusun proposal inovasi, hingga memastikan inovasi tersebut berdampak nyata bagi masyarakat,
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur, Bupati/Walikota Jatim, Kepala BRIN Jawa Timur, Direktur Eksekutif The Jawa Post Institute of pro ekonomi, OPD Prov. Jatim, serta undangan terkait lainnya.
.
Andrianto, SH, M.Kes selaku Kepala BRIN Jawa Timur, dalam laporanya menyampaikan bahwa Provinsi Jatim mendapatkan penghargaan sebagai Provinsi Terinovatif dalam ajang Inovatif Goverment Award dengan indeks inovasi tertinggi se-Indonesia. Sehingga penilaian kovablik yang dilaksanakan ini, selain melibatkan dewan juri terbaik, yakni akumulasi akademisi yang kritis dan praktisi lapangan yang realistis. Sehingga inovasi final, tidak hanya cantik di kertas tapi, berdampak pada masyarakat.
.
Sementara itu Emil Elestianto Dardak, Ph.D, Wakil Gubernur Jawa Timur, dalam acaranya menyampaikan inovasi yang membutuhkan ekosistem. Karena tanpa ekosistem, tentu inovasi akan sulit berkembang, apalagi terkait pelayanan publik. Apresiasi juga disampaikan kepada 260 inovasi yang telah berpartisipasi dalam momentum kovablik Jawa Timur Tahun 2025. Hal ini tentunya sebagai bukti birokrasi berinovasi untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik.(Prokopim/adm/KD1). (pemkabpacitan)





