Pemerintah Kabupaten Pacitan

Antisipasi Kemarau Bupati Minta Verifikasi Intensif Dampak Kekeringan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan menggelar rapat koordinasi (Rakor) persiapan menghadapi musim kemarau dan dampak kekeringan. Rakor dipimpin Sekretaris Daerah (sekda) Pacitan Heru Wiwoho serta dihadiri langsung Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji.

Dalam arahannya Bupati Pacitan minta camat dan kades untuk melakukan verifikasi intensif terkait wilayah terdampak serta usulan kebutuhan di wilayahnya masing-masing. Upaya tersebut penting dilakukan agar penanganan yang diberikan lebih tepat sasaran. Air bersih menurut Bupati merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang vital. Sehingga, membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat.

“Verifikasi harus tapi jangan terlalu lama karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” kata Bupati, Senin (24/08).

Sebagai pemangku wilayah lanjut Bupati, Camat dan Kades harus memahami betul kondisi wilayah dan kebutuhan warganya. Bahkan, jika memang semua upaya maksimal yang dilakukan Pemerintah Kabupaten masih kurang maka tidak ada salahnya jika melibatkan pihak ketiga (swasta). Hanya saja harus tetap dalam kordinasi dan kendali Pemkab.

Baca Juga  Pemkab Pacitan Perpanjang Kerja Sama dengan BSSN, 281 Ribu Transaksi TTE Perkuat Keamanan Siber dan Layanan Digital

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Erwin Andriatmoko mengingatkan, sesuai prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kemarau tahun ini berlangsung cukup panjang. Hal tersebut patut menjadi kewaspadaan bersama sebagai langkah antisipasi dampak kekeringan.

“Kalau keterlibatan bersama ini terjadi maka verifikasinya juga lebih valid sehingga jika ada usulan perubahan atau penambahan bisa tertangani dengan baik,”katanya.

Sampai bulan Agustus jumlah permintaan air bersih yang masuk ke BPBD Pacitan sebanyak 36 desa di 8 kecamatan. Sementara menurut catatan BPBD 5 wilayah di Kabupaten Pacitan masuk kategori ekstrem. Meliputi Kecamatan Donorojo, Punung, Pringkuku, Arjosari dan Sudimoro. 3 wilayah masuk kategori sangat panjang yakni, Nawangan Bandar dan tegalombo serta 4 wilayah kategori panjang. Terdiri dari Kecamatan Pacitan, Kebonagung, Tulakan dan Ngadirojo. (Pemkabpacitan)