Hari Jadi Ke-273 Pacitan, Pak In: Jadikan Momen Untuk Bangkit

KONTEMPLASI: Bupati Pacitan Indartato memimpin doa bersama di makam Kanjeng Jimat, komplek pemakaman Giri Sampurno, Desa Tanjungsari, Kamis (15/2/2018). Ritual ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-273 Kabupaten Pacitan. (Foto: Rizky Mahendra)

Pacitan – Peringatan Hari Jadi ke 273 Kabupaten Pacitan menjadi momentum untuk bangkit dan berbenah. Bupati Indartato ajak semua lapisan masyarakat, perbanyak doa kepada Tuhan untuk Pacitan lebih baik.

Hal itu disampaikanya usai melakukan ziarah ke makam Kanjeng Jimat, salah satu cikal bakal Pacitan di pemakaman Giri Sampurno Desa Tanjungsari Kamis,(15/02/18) pagi.

“Mari kita banyak banyak berdoa untuk Pacitan bangkit dan semoga rakyat semakin lebih baik lagi,” katanya.

Terkait agenda hari jadi yang berbeda dengan tahun tahun sebelumnya bupati minta maaf karena menyesuaikan situasi dan kondisi. Pasca bencana menjadi salah satu alasan orang nomor satu di Pacitan itu mengajak masyarakat lebih mendekatkan diri kepada Sang Khalik.

Ziarah cikal bakal Bupati Pacitan menjadi rangkaian kegiatan yang masih dilakukan setiap tahun. Menurut Bupati, ini merupakan bentuk penghormatan kepada pendahulu yang telah berjasa membangun Pacitan.

Selain makam Kanjeng Jimat di Giri Sampurno, ziarah juga dilaksanakan di makam Setroketipo di pemakaman Wonokitri Desa Widoro dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pacitan. Sedangkan ziarah makam Notopuro di Desa Kembang dipimpin oleh Ketua DPRD Pacitan. (Riz)

SDN BORANG I KECAMATAN ARJOSARI RAIH JUARA I LOMBA MENDONGENG

SDN BORANG I KECAMATAN ARJOSARI RAIH JUARA I LOMBA MENDONGENG

Minggu ( 11/02/18 ) bertempat di Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Pacitan diadakan lomba mendongeng tingkat Sekolah Dasar. Lomba ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Kabupapten Pacitan yang ke-273 Tahun.

Acara ini tak hanya dimeriahkan para pengunjung perpustakaan yang biasanya hanya datang untuk membaca dan meminjam buku juga turut menikmati acara lomba mendongeng yang diadakan oleh Dinas Perpustakaan Daerah yg di Pimpin oleh Warito SH ini.  Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pacitan Indartato dan jajarannya.

Hasil Kejuaraan lomba mendongeng ini diraih oleh :

Juara 1 SDN Borang I dengan perolehan nilai 331

Juara 2 SDN Kebondalem I dengan perolehan nilai 326.6

Juara 3 SDN Kebonagung dengan perolehan nilai 314.6

Untuk Juara harapan :

Juara harapan 1 SDN Pacitan dengan perolehan nilai 303.3

Juara harapan 2 SDN Bangunsari dengan  perolehan nilai 303.3

Juara harapan 3  SDN Sedayu I dengan perolehan nilai 303

Dalam perlombaan ini Para pemirsa cukup takjub dengan penampilan Peserta  dari SDN Borang I Kecamatan Arjosari Pacitan dengan yang dikepalai NUNUK KUSRINI, Mpd, dengan mengambil judul PESAN DEWI SEKAR  diceritakan oleh DIYAN TRI TELASIH sebagai peserta yang dinyatakan sebagai juara I.

DIYAN TRI TELASIH  memiliki kemampuan yang luar biasa  , bisa memerankan sebagai Dewi Sekar Taji, Kiyai Godeg dan nenek tua juga sangat menguasai isi cerita. Mereka melakukan atraksi seperti Dewi Sekar Taji memohon Kasihan, Nenek tua  membuka pintu rumah,  Kiyai Godeg  manjat kelapa, mengupas kelapa,  Dewi Sekar  Taji minum air kelapa dan sebagainya. Dengan suara dan karakter yang berbeda cerita di atas sudah menjadi salah satu tradisi yang setiap tahun di peringati sebagai budaya adat di Desa Sekar kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan dengan nama adat “ ceprotan “. Dari cerita ini juga berpesan kepada pemirsa untuk menjaga kelestarian alam dan termasuk sumber mata air karena merupakan salah satu sumber kehidupan kita. Banyak cara yang kita lakukan untuk menjaga dan melestarikan alam, salah satunya jangan menebang pohon sembarangan, sudah menjadi kewajiban kita semua untuk menebang satu pohon harus menanam 10 pohon

 ( Ryt /Dinas Kominfo Pacitan)

Targetkan 138.162 Sasaran, Bupati Canangkan Imunisasi Difteri

SEHAT CERIA: Bupati Pacitan bersama Ketua Tim Penggerak PKK Luki Indartato tampak memangku anak-anak peserta imunisasi difteri di SMKN 1 Pacitan. (Rizky Mahendra)

Pacitan – Anak usia 1 hingga 19 tahun di Kabupaten Pacitan menjadi target Outbreak Response Immunization (ORI) difteri. Tak kurang dari 138.162 jiwa sasaran akan mendapatkan imunisasi kekebalan bakteri corynebacterium diphteriae itu.

“Ini akan menjadi tugas kita bersama menyukseskan kegiatan serentak ORI difteri di Pacitan,” tegas Bupati Indartato saat mencanangkan kegiatan outbreak response immunization (ORI) Difteri Kabupaten Pacitan di Aula SMKN 2 Pacitan, Selasa (13/02/18).

Tujuan akhir dari imunisasi difteri ini sendiri, menurut Bupati Indartato sangat penting. Yakni, mewujudkan generasi sehat dan berkualitas. Untuk itu menjadi kewajiban semua pihak turut serta menyukseskan program tersebut.

Sementara, menurut Kepala Dinas Kesehatan Pacitan Eko Budiono, pelaksanaan ORI Difteri di Jawa Timur akan berlangsung tiga tahap. Dimulai bulan Februari, Juli, hingga Desember mendatang. Dari 138.162 sasaran berada pada jenjang usia mulai balita hingga SLTA.

Rinciannya, anak usia balita/PAUD sebanyak 39.900 sasaran, TK 10.287 sasaran dan SD 45.828 sasaran. Usia SLTP sederajat sebanyak 22.972 sasaran dan SLTA sederajat 18.671 sasaran. Pun demikian dengan anak putus sekolah yang mencapai 5.954 sasaran.

“Kita sudah menyiapkan sedikitnya 1.855 pos layanan untuk gerakan serentak imunisasi ini”, ungkapnya. (riz/ps)