Bupati Pacitan Lantik 61 Pejabat Fungsional Dan Kukuhkan Kepala Puskesmas

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji kembali melantik Pejabat Fungsional lingkup Pemerintah Kabupaten Pacitan. Sebanyak 61 pejabat hari ini, Senin (14/02) diambil sumpah jabatan terdiri dari pejabat fungsional guru 37 orang, funsional dokter 10 orang, dokter gigi 5 orang perawat 4 orang, bidan 4 orang serta 1 orang penyuluh kesehatan masyarakat. Selain itu, juga dilakukan pengukuhan terhadap 24 Kepala Puskesmas se Kabupaten Pacitan.
“Semoga pelantikan dan pengukuhan ini dapat lebih memberikan motivasi kepada saudara untuk senantiasa berkiprah dan mengabdikan diri secara profesional dan bermartabat,” kata Bupati.
Lebih lanjut Mas aji mengatakan, pejabat fungsional memiliki tuntutan cukup berat karena harus menjalankan tugas secara mandiri, dan terukur. Khusus kepada Kepala Puskesmas Bupati minta untuk menjalankan tugasnya dengan optimal untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Tugas bapak ibu sangat berat karena ujung tombak untuk menyiapkan SDM yang berkualitas untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sekali lagi Bupati memberikan ucapan selamat kepada pejabat terlantik dan berharap dapat mengemban amanah tugas dan tanggungjawab sebaik baiknya. (Prokopim Pacitan/Pemkab Pacitan)

Penyetaraan Jabatan, 290 Pejabat Administrasi Dilantik Menjadi Pejabat Fungsional

Sepekan setelah dilantik sebagai pejabat struktural, 290 pejabat administrasi lingkup Pemerintah Kabupaten Pacitan kembali dilantik sebagai pejabat fungsional dalam rangka penyetaraan jabatan. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji dilakukan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji di Pendopo Kabupaten, Jumat (31/12).
“Penyetaraan jabatan administrasi ke jabatan fungsional merupakan amanat Bapak Presiden RI sebagai bentuk penyederhanaan birokrasi untuk mewujudkan pemerintahan yang demokratis,” kata Bupati Pacitan dalam sambutannya.
Bupati berharap, pelantikan ini bisa memberi motivasi kepada ASN untuk senantiasa berkiprah dan mengabdikan diri sebagai pegawai yang profesional dan bermartabat. Jabatan menurutnya, adalah sebuah amanah dan kepercayaan pimpinan yang harus disyukuri, dijaga dan diimbangi dengan kejujuran keikhlasan serta prestasi dalam bekerja. Dengan penyetaraan ke jabatan fungsional yang menekankan pada keahlian dan kompetensi diharapkan proses kerja birokrasi lebih cepat dan dinamis dalam pengambilan keputusan.
“Saudara harus bersyukur dan menjaga dengan tetap menjunjung tinggi kejujuran dan keikhlasan serta prestasi dalam bekerja,” pungkas Bupati. (Humas Pacitan / BKPPD/ Pemkab Pacitan)