Disperindag Pacitan; Maksimalkan Pelaku Sulam Dan Rajut

Rika Suryani gigih mempraktikkan teknik rajut yang disampaikan oleh ahli Ayu Widianingsih dari Kota Solo Provinsi Jateng, gadis berusia 23 tahun itu berpendapat keterampilan itu merupakan peluang menciptakan ladang usaha yang dapat mendatangkan nilai ekonomi jika digali ilmunya secara mendalam. “Ini merupakan kesempatan yang baik buat kami,” ungkap Dia.

Sri Kusumo sebagai kepala Bidang Perindustrian Disperindag Pacitan berkomitmen memaksimalkan keterampilan sulam dan rajut pelaku usaha tersebut serta berupaya turut andil pada berbagai momen baik tingkat Regional dan Nasional yang sering digelar.

Sebanyak 40 peserta yang terbagi menjadi dua kelompok sulam dan rajut mengikuti pelatihan yang dilaksanakan selama 3 hari, bentuk dorongan kepada pelaku industri tersebut juga sebagai upaya pemerintah untuk mengenalkan pasar dan jaringan baru yang lebih kompetitif.

“Selain mereka yang bergelut langsung pada industri ini, peserta juga kami utamakan yang mempunyai jiwa seni dan passion tinggi,” kata dia disela kegiatan Pelatihan Rajut Dan Sulam di Hotel Remaja 12/03/19. (budi/anjar/riyanto/wira/DiskominfoPacitan).

Dukung Wirausaha Dengan Tambahi Keterampilan Foto

Merantau ke kota lain bukan pilihan bijaksana, mengingat Kabupaten Pacitan mempunyai banyak kekayaan yang siap dieksplorasi, baik alam, hasil laut, pertanian bahkan hasil kreativitas tangan masyarkakatnya.

Pemerintah butuh SDM dan tenaga untuk memaksimalkan pasar besar tersebut, salah satunya dengan memberi wadah dan menambah keterampilan yang dimiliki dengan mengelar Pelatihan Fotografi kepada puluhan wirausaha muda yang dilaksanakan selama tiga hari 04-06/03/19 di Ruang Pertemuan hotel Remaja oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pacitan.

Supomo Kepala Disperindag meminta kepada peserta untuk serius terhadap potensi yang dimiliki Pacitan dengan memaksimalkan program pemerintah seperti yang tengah dilaksanakan.

Materi fotografi yang disampaikan kemudian mampu mendukung usaha yang tengah dikembangkan, mengingat segala aspek usaha mulai kuliner, pariwisata dan kerajinan dapat maksimal dengan promosi cantik melalui sosial media (Sosmed).

Ia juga mengharap kepada peserta agar terus menjalin hubungan baik dengan Disperindag, sesama peserta dan wirausaha lain melalui paguyuban yang telah dipersiapkan demi tercapainya sinergitas, sehingga tercapai kemudahan usaha yang dikembangkan. (budi/anjar/riyanto/wira/DiskominfoPacitan).

Mari Cinta Dan Bangga Dengan Produk Asli Pacitan

Inilah Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan untuk membuka jaringan pasar usaha mikro dan usaha kecil, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pameran bernama Pacitan Expo 2018 dengan tema Gelar Produk Unggulan Daerah, kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan selama lima hari berturut-turut.

Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Indartato kemarin 11/08/2018, didampinggi istri Luki Indarto, Wabup Yudi Sumbogo, Sekda Suko Wiyono beserta istri Bety Suko Wiyono. Dan turut hadir Muspida, seluruh Kepala OPD dan Badan. Lebih dari 41 peserta antusias mengikuti kegiatan ini untuk menjajakan produk terbaiknya.

Supomo sebagai kepala Koperindag dan penyelenggara kegiatan menyampaikan, kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-73 Tahun ini membawa manfaat bagi seluruh warga masyarakat pacitan. Pihaknya yakin kegiatan ini akan tumbuh kerjasama saling menguntungkan antar pihak, dan terutama sebagai sarana menampilkan dan mengenalkan kepada masyarakat luas produk unggulan yang dimiliki Kabupaten Pacitan. “kedepan akan terjadi daya saing pasar yang sehat di pasar”. Jelas Supomo damam pidatonya.

Apresiasi diberikan Bupati Indartato kepada seluruh peserta yang antusias mengikuti kegiatan itu, Ia mengharap kedepan instansi daerah lebih antusias lagi mengikuti kegitan tersebut. Ia menjelaskan dalam momentum itu ada dua sisi yang menjadi fokus pemerintah, pertama para pelaku termotivasi dan terbangun inovasi serta kreatifitas dalam berkarya. Sehingga akan menghasilkan produk yang banyak di manfaatkan masyarakat. Sehingga terjadi peningkatan tenaga kerja, meningkatkan pendapatan keluarga dan kesejahteraan masyarakat pacitan umumnya. “sedangkan yang ke dua marilah kita cinta dan bangga menggunakan atau mengkonsumsi produk asli pacitan”. kata Indartato mengajak.

(Budi/Anjar/Riyanto/Diskominfo)