Laut Barat Pacitan Jadi Pilihan Tebarliar Benur Senilai Rp. 17 Milyar

Puluhan pria yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Sidorukun I tampak semringah melihat kehadiran rombongan dari Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Surabaya I, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP), Unit Pelaksana teknis (UPT) Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tamperan dan Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Pacitan. Lantaran rombongan itu membawa 113.212 ekor Benur atau Baby Lobster berjenis Mutiara (Panulirus Ornatus) yang akan ditebarliarkan di laut Watukarung Pacitan. “Gak main-main estimasi kami total senilai 17 Milyar Rupiah,” papar Muhli Kepala BKIPM Suarabaya Pagi ini 05/07/19.

Penebarliaran kali ke-4 tersebut merupakan  hasil penyelamatan Team Gabungan Subdit 4 Bareskrim dan BKIPM Jambi pada Selasa 02 Juli 2019 yang akan diselundupkan ke Negara Vietnam. Muhli menjelaskan bisnis illegal yang juga sangat merugikan para nelayan tersebut kian marak dilakukan. “kami tegas siapapun pelakunya, hasilnya mereka berakhir di jeruji besi,” tambahnya.

Sedikitnya sudah tiga hari benur berukuran 2,1 centimeter dan berat  0,416 itu disimpan di plastik dalam kondisi pingsan, meskipun dijaga dan dirawat baik namun 20 persen diantaranya diakui Muhli terpaksa harus dilepas diawal supaya tidak mati.

Pemilihan lokasi penebarliaran bener itu atas perintah langsung Menteri Kelautan Dan Perikanan Indonensia Susi Pudjiastuti, lantaran wilayah tersebut bebas dari pelak dan keramba. Tugas bersama yang dilakaukan UPT PPP Tamperan bersama Dinas Perikakan Pacitan adalah menjaga paska penebarliaran serta terus menjaga ekosistem laut Pacitan. “Berbagai sosialisasi akan terus kami lakukan,” terang Ninik Setyorini Kepala UPT PPP Tamperan.

Kalimat senada disampaikan Kasi Sumber Daya Ikan Dinas Perikanan Pacitan Ahmad Fauzi, pihaknya mewakili masyarakat Pacitan merasa bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah yang mempercayakan Pacitan sebagai tempat penebarliaran. Sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya kelestarian dan kekayaan laut Pacitan. “Untuk nelayan daerah sini (Desa Watukarung dan sekitar) memiliki kesadaran tinggi mengingat laut adalah mata pencaharian utamanya,” kata Ahmad. (budi/riyanto/wira/DiskominfoPacitan).

Pacitan Berangkatkan 85 Atlet Targetkan 20 Besar di Perprov 2019

“Makan nasi dibungkus daun talas, raih prestasi jaga sportivitas,” kata Bupati Pacitan Indartato berpantun di hadapan 85 atlet Pacitan yang bakal berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Perprov)Ke- VI Jawa Timur 2019 saat pembekalan di Pendapa pagi ini 03/07.

Kabupaten Pacitan rencananya fokus di 13 cabang olahraga (Cabor) yang di laksanakan di empat kota, yakni Gresik, Tuban, Lamongan dan Bojonegoro dari tanggal tanggal 06 sampai dengan 13 Juli mendatang. 

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pacitan Sugi Hariyanto mengaku masih banyak kekurangan sarana dan prasarana yang memaksa persiapan atlet  tidak maksimal. Sugi berharap pemangku kebijakan mengambil langkah demi prestasi Pacitan di setiap kesempatan. “Perprov sebelumnya kita berada di angka 26, kami menarget tahun ini naik di angka 20,” harap Sugi disambut riuh tepuk tangan.

Mengingat 3 indikator daerah atau Negara maju salah satunya adalah prestasi olahraga maka sesuai usulan untuk menambah bonus bagi peraih medali tetap menjadi prioritas Bupati Indartato. Hal itu sebagai bentuk rasa bangga pemerintah untuk kerja keras atlet. “Kebetulan Bapak ketua DPRD hadir, Usulan KONI tentang sarana dan prasarana supaya dipermudah,” Pungkas Bupati Indartato. (budi/riyanto/wira/DiskominfoPacitan).

Peringatan Harganas; Maksimalkan Fungsi Keluarga Untuk Anak Bangsa

Keberadaan keluarga sangat penting untuk membangun suatu bangsa, maka sejak 29 Juni 1993 Presiden mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres ) Nomor 39 Tahun 1993 Tentang Hari Keluarga Nasional (Harganas).

 “Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk kepribadian anak bangsa dan kehidupan bernegara,” kata dr. Tri Hariadi Hendra Purwaka Kepala  Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (PPKB Dan PPPA) Kabupaten Pacitan pada peringatan Harganas 02/07.

 Bahkan keluarga harusnya mempunyai fungsi “delapan fungsi keluarga” mulai fungsi agama, cinta kasih, pendidikan, perlindungan, ekonomi, reproduksi, sosial budaya dan fungsi lingkungan. Diharapkan setiap keluarga mengetahui dan memahami dan mengimplementasikannya. “Semua itu satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Niscaya akan tumbuh generasi yang berkarakter dan pribadi terpuji di tengah era yang serba transparan ini,” lanjutnya.

 Melihat pentingnya fungsi utamanya untuk anak bangsa, diharapkan secara bertahap Hari Keluarga lebih membumi. Supaya lebih dirasakan nuansa cinta, kasih dan sayang antar anggota keluarga-keluarga di masyarakat. “Betapa indahnya jika pada 29 Juni semua orang berjabat tangan mengucapkan Selamat Hari Keluarga,” harap Hendra.

 Sementara berbagai capaian di raih Dinas PPKB Dan PPPA, utamanya adalah pendewasaan usia pernikahan di Pacitan dengan selalu menggandeng kelompok remaja seperti Generasi berencana (GenRe). “Bersyukur angka nikah dini tahun demi tahun mengalami penurunan yang signifikan, yang kemarin berada pada angka 23 persen menjadi 18 persen,” targetnya.

 Fokus lain dan prioritas adalah keluarga sadar keluarga berencana namun tidak ikut program KB berada diangka 9 persen, menurut Hendra hal itu berbahaya. Pasalnya jika hamil menjadi kehamilan yang tidak diinginkan. (budi/riyanto/wira/DiskominfoPacitan).

Fokus Putus Mata Rantai Penularan Hepatitis A

Pagebluk Hepatitis A yang melanda Pacitan beberapa minggu terakhir, memaksa semua elemen bertindak. Tanpa terkecuali Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, menggandeng Pemerintah Kabupaten Pacitan menggelar Doa Bersama di Alun-alun dan dilanjutkan Sosialisasi Cegah Hepatitis A dengan Perilaku hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kemarin Minggu 30/06 di Alun-alun.

 Fitria Dewi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Provinsi mewakili Kepala  Dinas menegaskan langkah lokalisasi yang dilakukan pemerintah daerah sudah tepat, menahan laju penyebaran penyakit dan memutus rantai penularan. “PHBS utamanya harus terus disosialisasikan kepada seluruh masyarakat,” kata Dewi kepada Diskominfo Pacitan. Pihaknya juga berharap masyarakat agar tidak panik dengan berbagai informasi yang beredar, terpenting menurut dewi Hepatitis A bisa disembuhkan dengan penanganan yang tepat.

 Ia juga membeberkan kegiatannya di alun-alun itu lantaran tempat tersebut bebas dari virus Hepatitis dan tempat masyarakat berkumpul, sehingga memudahkan dirinya mensosialisasikan PHBS. “Sekarang yang terkena penyakit sudah ditangani dan yang sehat harus tetap sehat,” tambah Dewi.

 Bupati Pacitan Indartato yang turut hadir dalam kegiatan itu merasa lega dengan perhatian Dinkes Jawa Timur yang terus mendukung pemda dalam menghadapi masalah tersebut untuk melokalisasi penyakit dan menangani pasien. “Terima kasih kepada Dinkes Jatim, semoga yang sakit segera diberi kesembuhan,” harap Bupati.   Sosialisasi juga disiarkan secara Live oleh Diskominfo Pacitan di akun resmi Youtube Pemkab Pacitan. “Kita mencoba memudahkan masyarakat dengan menyiarkan secara langsung, dan dapat diakses kapanmu dan di mana pun,” ucap Aan Mudzakir Kabid Informasi Diskominfo Pacitan. (tim/DiskominfoPacitan

Indartato Kembali Lantik 86 Pejabat Lingkup Pemkab.

Demi menyukseskan Visi dan Misi yang telah disepakati bersama, Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan kembali menggelar Pelantikan Pejabat Lingkup Pemkab dan dirangkaikan Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan Donorojo. Sebanyak 86 pejabat dilantik oleh Bupati Pacitan Indartato, pagi ini Jumat 28/06/19 di Pendapa Kabupaten.

Pada sambutanya Bupati kembali mengingatkan bahwa pelantikan tidak selalu menyenangkan, namun dirinya berharap kepada pejabat yang dilantik supaya memahami hal tersebut serta tidak menyurutkan semangat untuk terus mengabdi kepada Bangsa dan Negara dan masyarakat Pacitan yang sejahtera.

“Bapak dan Ibu mari bekerja dengan tulus dan iklas, mengingat dimana ada keputusan disana pasti ada yang tidak senang dengan keputusan itu. Mari kita emban tugas dengan sebaik-baiknya, mengingat bekerja merupakan ibadah,” (budi/riyanto/wira/DiskominfoPacitan)

Berikut Lampiran Daftar Pelantikan Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten Pacitan 28 Juni 2019 :