Viral; Beiji Park Destinasi Baru Yang Wajib Anda Kunjungi

Destinasi wisata yang beraneka ragam di Pacitan bisa menjadi pilihan terbaik untuk dikunjungi di penghujung libur panjang akhir pekan ini. Bisa saja memilih masuk ke Goa terindah se Asia tenggara, bermain segarnya air tawar di banyak sungai yang indah seperti Maron dan Cokel, lihat para Bule menaklukkan ombak dihiasi indahnya alam dan sunset di Pantai Watukarung atau pun menjajal yang lagi Viral yakni Pacitan Indah yang kini disulap menjadi Beiji Park.

 Berada di jalan Pacitan-Solo, Desa Dadapan Kecamatan Pringkuku, menawarkan nuansa baru bagi wisatawan atau para pengendara yang kebetulan melewatinya. Terlebih lokasinya di pinggir jalan dengan dukungan alam yang sangat asri membuat Siska wisatawan dari Jawa Tengah dan puluhan kawan-kawannya nekat datang ke Beiji Park. “Ingin jalan-jalan yang asyik, Selfi kita nanti di medsos berlatar belakang Beiji Park dan Teluk Pacitan bisa viral,” kata Dia sambil terkekeh kemarin 12/06.

 Lain halnya dengan Pratama dan keluarganya yang kebetulan mudik dan melintas di lokasi tersebut penasaran dengan Beiji Park memutuskan mampir untuk beristirahat dan tentu menikmati berbagai View Landscape yang ditawarkan sekalian menjajal wahana yang disiapkan. “Kalau saya lebih nikmat minum kopi, hemmm. Tapi tetap saya nikmati alam Pacitan, biar mata jadi segar. Kalau anak-anak dan keponakan dari tadi outbound,” ungkap Pratama.

 Tujuan utamanya selain memanjakan para pengendara yang melintas dan wisatawan, Beiji Park lahir untuk melengkapi destinasi wisata di Kabupaten Pacitan. Dikembangkan Perum Perhutani dan Putra Samudra tersebut juga sebagai pendongkrak perekonomian masyarakat. “Resmi ganti nama menjadi Beiji Park 01 Juni kemarin,” Terang Nugroho Pengawas Beiji Park.   (aditpkl/Budi/riyanto/wira/DiskominfoPacitan).

Kalender Event Pacitan 2019, Penuh cerita

Selain wisata alam, ratusan destinasi budaya Pacitan Ikonik patut menjadi rujukan liburan di kota 1001 Goa.

Kalender Event Pacitan 2019


Ceprotan, Baritan, Rontek dan puluhan Event yang lain dapat dinikmati sepanjang tahun dan sarat nilai artistik serta budaya.
Sebelum berkunjung, Calender of Event 2019 dapat membantu menemukan keindahan Pacitan disisi yang lain. Dan kapan waktu yang tepat datang ke Pacitan.

Klik disini untuk download dalam resolusi besar

Disparpora Pacitan Tancap Gas Kejar Target di Libur Lebaran

Momentum libur panjang Hari Raya Idul Fitri 2019 harus banar-benar dimanfaatkan Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pacitan untuk memenuhi target kunjungan yakni 2,3 juta pengunjung atau sebesar 15 Milyar Rupiah.

Masuk pertengahan bulan Mei kunjungan baru tercatat pada angka 14 persen, sedang pada tahun-tahu  sebelumnya setidaknya Disparpora telah kantongi angka wisatawan minimal 40 persen. “Kami sangat fokus dan optimis liburan panjang lebaran ini dongkrak persentase,” ujar Kepala Bidang Pemasaran Budi Hartoko di kantornya 07/05/19.

Berbagai upaya sudah dilakoni Disparpora jauh-jauh hari sebelum puasa, langkah jemput bola itu termasuk promosi yang digelar di lima kota strategis, yakni mulai Malang, Surabaya, Solo, Jogja dan Semarang. Meskipun promosi melalui Media Sosial (Medsos) dan yang lain juga getol digarap Budi.

Sedang selama bulan puasa ini diakui seluruh obyek wisata umumnya minim pengunjung, kondisi demikian dimanfaatkan Disparpora untuk berbenah, baik pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) para pelaku yang terlibat langsung hingga peremajaan infrastruktur. “Semua kita laksanakan untuk menyambut libur panjang lebaran nanti,” tambah Budi. (budi/riyanto/wira/DiskominfoPacitan)

Keindahan Batu Mahkota Di Pantai Buyutan

Keunikan Pantai Buyutan diakui semua orang karena karang yang menjulang menyerupai mahkota, konon beredar kisah di antara masyarakat sekitar bahwa batu tersebut merupakan mahkota dari Dewa Narada salah satu tokoh pewayangan. “Ketika Narada terbang mahkotannya terjatuh, sehingga menjadi karang itu,” Ujar Markum warga sekitar kemarin (09/05/19).

Buyutan merupakan pantai pasir putih dengan batuan karang dan berombak besar karena menghadap langsung ke Samudra Hindia. Pantai Prawan ini beralamat di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo. Satu kompleks dengan Pantai Banyu Tibo dan Pantai Kijingan, sebelah barat adalah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Panorama yang alami menjadikan pantai ini sebagai pilihan saat menikmati akhir pekan atau pun libur panjang saat lebaran, dengan tiket masuk yang relatif terjangkau, pengunjung dapat sepuasnya menikmati keindahan Pantai Prawan ini lengkap dengan eksotisnya batu Narada serta sunset yang kuning keemasan. (aditya/pkl/bd/ryt/wr/DiskominfoPacitan).

Nuansa Baru Sunrise Gunung Tompe

Masyarakat sekitar menyebutnya “Gunung Tompe” atau kerap dikenal “Bukit Bara-Bare” perbukitan indah melihat terbitnya sang surya dari balik cakrawala yang kuning keemasan dari Desa Tamanasri, Pringkuku sekitar 40 kilometer arah barat dari pusat Kota Pacitan.

 Siapa pun akan takjub dengan pemandangan tersebut, tak terkecuali Luki Hermansyah, yang mengaku jauh-jauh dari Kecamatan Tegalombo untuk mengabadikan Sunrise Tompe. “Kita hobi foto, buat kita pamerkan di IG (Instagram),” ujarnya.

 Agar sampai di lokasi ada sedikit tantangan, pasalnya selain harus naik turun bukit, sepanjang 10 kilometer aspal mengalami rusak ringan. Sementara agar mendapatkan momen Sunrise terbaik pengunjung harus berangkat sekitar jam 3 pagi.

 Tapi semua kesulitan itu akan segera terbayar usai sampai di lokasi dan menyaksikan langsung semburat matahari pagi, di bawahnya tampak Kecamatan Arjosari dikepung bukit yang indah lengkap dengan kabut yang menyelimutinya. (aditya/pkl/bd/ryt/wr/DiskominfoPacitan).