Masyarakat Pacitan Gelar Doa Bersama 171717

Kodim 0801/ Pacitan beserta koramil jajarannya, Kamis (17/8/2017) petang melaksanakan kegiatan doa bersama secara serentak untuk Bangsa pada aksi 171717. Bertempat di Masjid- Masjid, Gereja dan rumah ibadah atau tempat persembahyangan lainnya. Informasi dari Dandim 0801/ Pacitan Letkol Inf Yudhi Diliyanto, S.I.P acara digelar dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2017 dengan tema ‘Indonesia Lebih Kasih Sayang’ dan diikuti sekitar 3.752 orang baik pemeluk agama Islam maupun agama Nasrani.

Kodim 0801/ Pacitan sendiri menyelenggarakan kegiatan Doa bersama tersebut bertempat di Masjid Agung Darul Falah Kabupaten Pacitan yang diikuti sekitar 1.250 orang. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0801 (Letkol Inf. Yudhi Diliyanto), Wakil Bupati (Drs. Yudhi Sumbogo), Ketua MUI ( Bpk. Aris Mashudi), Ketua PC. Muhammadiyah, KH. Fakih Sujak ( Pengasuh Ponpes Dassujak Ploso ), KH. Kharis dimyati ( Pengasuh Ponpes Tremas), Imam besar masjid Darul Falah ( Bpk. Bambang), Ketua PM Anshor ( Sdr. Khoirul Anam ), Ketua NU Pacitan ( H.Mafud ), Anggota TNI- Polri, ASN Kodim 0801/ Pacitan, Mahasiswa serta siswa- siswi sekolah pertama maupun menengah yang ada di Wilayah Kabupaten Pacitan.

Letkol Inf Yudhi Diliyanto, S.I.P menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran seluruh hadirin semua, Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk syukur atas kemerdekaan yg alloh berikan kepada kita, Saat ini kita dilanda keprihatinan karena lunturnya karakter kita sebagai bangsa yg cinta damai dan pecinta kasih sayang, Harapan kita dengan Dilaksankanya Do’a Bersama yg dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan oleh seluruh warga Indonesia, negri ini menjadi negri yg damai dan sejahtera, Mari bahu membahu dalam membantu dan membangun bangsa, dan tetap menjalin kasih sayang sesuai tema kegiatan kita kali ini yaitu *Indonesia Lebih kasih.*

Dia menjelaskan bahwa kegiatan ini sekaligus sebagai bentuk penghormatan kepada para arwah pahlawan. “Melalui do’a bersama ini mari kita memohon semoga Tuhan Yang Maha Esa menempatkan kusuma Bangsa dengan penuh kemuliaan disisinya,” imbuhnya.

Ketua MUI Kabupaten Pacitan ( Bpk. Aris Mashudi ) pada kegiatan ini juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kodim 0801/ Pacitan atas terselenggarakannya acara doa bersama ini, selain itu Ketua MUI Kabupaten Pacitan juga menyampaikan bahwa Hari ini adalah hari yg bersejarah karena tepat di hari adalah ulang tahun Kemardekaan RI ke 72 th setelah sekian Ratus tahun indonesia dijajah akhirnya kita bisa merdeka dari segala penjajahan dan Do’a Bersama ini merupakan bentuk rasa sukur kita atas anugrah kemerekaan yg di berikan alloh SWT dengan harapan indonesia adem ayem tentram dan makmur sesuai dengan apa yg kita harapkan. Ucap Ketua MUI Kabupaten Pacitan.

Kegiatan Doa bersama ini diselenggarakan oleh Kodim 0801/ Pacitan secara serentak tersebar di tempat – tempat ibadah, 13 Masjid dan 3 gereja atau tempat ibadah di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Pacitan. [wawan /dadut]

SBY Guyur Bonus Peserta Panjat Pinang

Kedatangan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke kampung halaman membawa rejeki bagi para peserta lomba panjat pinang di alun-alun kota, Jum’at (18/8/2017). Ia mengucurkan bonus bagi para juara dengan nilai total hampir mencapai Rp 20 juta.
Tak hanya suami dari Kristiani Herrawati yang memberikan bonus. Agus Harimurti Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono, Sartono Hutomo, Indrawati Sukadis, dan pengusaha lokal Sudiro juga ikut menyumbangkan hadiah. Nilainya beragam, antara Rp 500 ribu sampai Rp 3 juta untuk 12 peserta. Total hadiah yang dibawa pulang masing-masing jawara cukup besar. Untuk juara 1 dari Kecamatan Donorojo mengantongi Rp 25 juta dan piala bergilir, juara 2 (Bandar) Rp 20,5 juta, serta juara ke 3 (Nawangan) sebesar Rp 17 juta.

Kedatangan SBY sendiri disambut meriah warga. Mulai dari perbatasan dengan Kabupaten Wonogori, Jawa Tengah warga berkumpul di pinggir-pinggir jalan yang akan dilalui putra almarhum R Soekotjo-Siti Habibah ini. Antusiasme makin terlihat saat rombongan SBY sampai di lokasi lomba. Tak sedikit dari warga menyapa dan mengabadikan momen itu menggunakan kamera telepon selulernya.

Selain keluarga SBY, pada lomba panjat pinang itu tampak pula Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko, dan Bupati Indartato beserta anggota Forkopimda. (arif/tarmuji/danang/pranoto/humaspacitan)

Pakde Karwo: Produksi Perikanan Pacitan Naik Signifikan

Pacitan – Pembangunan sektor perikanan di Pacitan menunjukkan peningkatan menggembirakan. Ini tampak dari kenaikan produksi ikan dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini hasil tangkapan dari perairan Pacitan mencapai 48 hingga 50 ton per bulan. Ini jauh lebih besar di banding tahun-tahun sebelumnya 6 ton per bulan.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo saat kunjungan kerja di Pacitan, Jumat (18/8/2017) siang mengatakan pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan bidang bahari. Tahap awal, penyediaan prasarana menjadi prioritas. Selanjutnya, pemerintah provinsi secara bertahap memberikan pelatihan bagi peningkatan sumberdaya manusia.

“Jadi ada progres yang sangat tinggi sekali dan di sini termasuk daerah yang produktif. Kalau diukur pendapatan per kapita berdasarkan agregat (kumpulan) memang belum seperti yang lain. Tetapi kalau posisi pemerataan relatif bagus,” kata pejabat yang akrab disapa Pakde Karwo.

Pakdhe membantah daerah berjuluk Kota 1001 Gua masuk kategori tertinggal. Sebaliknya, dalam catatan pemerintah provinsi pertumbuhan ekonomi wilayah di barat daya Jawa Timur ini naik signifikan. Tahun 1998, Kabupaten Pacitan berada di urutan kedua termiskin di Jawa Timur setelah Sampang. Belakangan posisi Pacitan naik ke angka 22, 18, dan terakhir menempati ranking ke-15.

“Pak Bupati mendorong masyarakatnya memberikan nilai tambah terhadap bahan baku, yaitu dari ikan jadi macam-macam (produk). Tinggal nanti akan meningkatkan SDN nelayan sehingga produktivitasnya naik,” tambahnya.

Kedatangan gubernur Soekarwo ke Pacitan untuk meninjau perumahan nelayan di Lingkungan Teleng, Kelurahan Sidoharjo. Perumahan yang berada di kompleks pemukiman nelayan tersebut merupakan bantuan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perumahan Rakyat. (RSP/Ps/Ps)

HUT ke-72 RI, Bupati Beri Remisi Napi dan Kunjungi Rumah Sakit

Pacitan – Tepat dihari ulang tahun kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia Bupati Indartato menyerahkan remisi kepada para warga binaan di Rumah Tahanan kelas IIB Pacitan. Penyerahan remisi kemerdekaan itu dilakukan bupati usai memimpin upacara bendera detik-detik proklamasi di halaman pendopo kabupaten.

Penyerahan SK remisi sendiri secara simbolis dilakukan oleh Bupati kepada warga binaan penerima. Kepada mereka Bupati berpesan agar selepas dari rumah tahanan, mereka dapat menjaga sikap, berbuat lebih baik, dan bermanfaat untuk masyarakat.

“Ini sudah menjadi ketentuan negara jadi saya berharap warga binaan dapat menjaga sikap agar berkesempatan mendapatkan pengurangan masa hukuman,” katanya.

Usai acara penyerahan, Bupati Indartato dan rombongan menuju RSUD dr. Darsono. Pada kesempatan itu orang nomor satu di jajaran pemerintahan Kabupaten Pacitan ini mengunjungi tiga bayi yang lahir bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia. Mereka berasal dari Kecamatan Donorojo, Pacitan, dan Kebonagung. (Riz/Dav/PS)

Detik-detik Proklamasi di Pendopo: Dari Upacara Hingga Drama Kolosal

Pacitan – Bupati Pacitan Indartato menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Ke-72 Republik
Indonesia di Pendopo Kabupaten Pacitan, Kamis (17/8/2017) siang. Pukul 09.50 WIB Bupati dan Ny Luki Indartato memasuki tempat
upacara. Tepat pukul 10.00 WIB peringatan detik-detik proklamasi diperingati dengan bunyi sirine.

Suguhan drama kolosal perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman mengakhiri Upacara Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan RI
yang berlangsung khidmat. Meski dibawah terik matahari yang panas persembahan fragmen perjuangan ini mampu membius
para peserta upacara dan tamu undangan yang hadir.

Dipelopori oleh Kodim 0801 Pacitan, drama berlatar perjuangan ini diperankan oleh gabungan siswa siswi dari SMAN I serta SMKN
I Pacitan. Sejarah perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman sendiri sangat lekat dihati masyarakat karena lamanya sang
Panglima bergerilya di Pacitan. Bahkan sebuah monumen sejarah berdiri megah di atas bukit Gandrung Dusun Sobo Desa Pakisbaru
Kecamatan Nawangan sebagai bentuk penghargaan bagi perjuangan Sang Jenderal.

Usai memimpin upacara Bupati mengatakan perlu sebuah upaya bersama untuk melanjutkan cita-cita pendiri bangsa dan para pahlawan.
Salah satu caranya dengan menjaga persatuan dan kesatuan.

“Kita harus terus menjaga persatuan dan kesatuan. Agar upaya mencapai cita-cita menyejahterakan rakyat dapat tercapai,” katanya.

Usai pelaksanaan Upacara detik-detik Proklamasi Bupati didampingi Wakil Bupati dan Forum Pimpinan Daerah bertemu dengan para
legiun veteran RI. Acara ramah tamah dengan para pejuang ini rutin dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas
jasa perjuangan para veteran. (RSP/Riz/Jeng)

hellopacitan2017

Hello Pacitan Diharapkan Berdampak Secara Ekonomi Terhadap Warga

Gelaran Hello Pacitan 2017 yang bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT Proklamasi ke-72 diharapkan dapat berdampak positif bagi Kabupaten Pacitan. Khususnya kepada masyarakat. “Tahun berikutnya kegiatan diharapkan akan lebih meriah. Sehingga tingkat kunjungan wisatawan juga akan meningkat,” kata Bupati Indartato disela-sela konferensi pers Hello Pacitan di kantor bupati, Rabu (16/8/2017) siang.

Dampak yang dimaksud Bupati tersebut adalah bergeraknya sektor ekonomi kreatif masyarakat seiring bertambahnya pasar. Sehingga tingkat ekonomi masyarakat akan naik. Ia lantas menyebut lama tinggal wisatawan akan memberi manfaat bagi warga. Karena dengan sendirinya pengunjung membutuhkan dukungan ketersediaan sarana akomodasi. Terlebih dari data tahun lalu jumlah wisatawan yang datang ke kota kelahiran Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono mencapai 1,5 juta orang.

Meski demikian, berkembangnya sektor pariwisata tidak berimbas kepada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. “Target kenaikan jumlah wisatawan nantinya berujung pada manfaat. Yakni meningkatnya ekonomi dan kesejahteraan warga. Namun tentunya hal itu jangan berdampak pada budaya,” tandas Bupati.

Di Pantai Watukarung, Pringkuku, selain diisi dengan lomba surfing bertaraf internasional, Hello Pacitan tahun ini digelar pula kegiatan lain bazar dan budaya. Sampai kini jumlah peserta cabang surfing sendiri telah mencapai 40 orang. Mereka berasal dari 12 negara. Diantaranya dari Jepang, Hawai, Amerika Serikat, Filipina, Argentina, dan tentunya tuan rumah Indonesia.

Sedangkan pada even yang sama, di alun-alun kota akan dilakukan upaya pemecahan rekor tumpeng nasi tiwul tertinggi dan terbesar. Rencananya, tim Penggerak PKK Kabupaten Pacitan akan membuat tumpeng nasi berbahan dasar ketela pohon itu setinggi lima meter dan lebar empat meter. (arif/tarmuji/humaspacitan/foto: hesti suteki)

Dongkrak Ekonomi Warga, Pemkab Benahi Jalur Sirip

Pacitan- Dengan panjang pantai yang mencapai 70 km Kabupaten Pacitan memiliki potensi besar membangun perekonomian. Bukan hanya dari sektor pariwisata namun juga hasil produksi kelautan.

Hal inilah yang mendorong Pemkab Pacitan untuk mengembangkan daerah pesisir. Salah satunya dengan menyediakan akses jalan yang representatif menuju pantai. Jalur jalur sirip inilah yang akan menjadi fokus pembenahan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Pacitan Budianto mengatakan, selain untuk pariwisata, jalur sirip menuju pantai juga penting bagi akses ekonomi masyarakat. Pembenahan jalur jalur yang rusak mulai dikerjakan. Mulai dari akses menuju pantai Klayar, pantai Ngiroboyo, pantai Watukarung dan pantai Srau.

” Selain memperbaiki yang rusak kita juga melakukan perawatan khususnya pada titik titik yang mengalami kerusakan parah,” ujarnya di Program Spirit Pagi RSP, Rabu (16/8/2017) pagi.

Pembenahan menurut Budianto dilakukan bertahap serta dipilih titik terparah. Ini karena mempertimbangkan keterbatasan anggaran sehingga sekala prioritas harus menjadi pertimbangan. Kerusakan diatas 30 persen akan dilakukan perbaikan sedangkan di bawah 30 persen masih bisa dilakukan perawatan.

“Kedepan tentu bukan hanya kwalitas jalan yang kita perhatikan namun juga kuantitasnya dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita,”pungkasnya.

Diakui Budianto, kebanyakan jalur sirip masih sempit. Upaya pelebaran belum dapat dilaksanakan karena terbatasnya penganggaran. Selain jalur yang sudah ada tidak menutup kemungkinan kedepan juga akan dibuka jalur baru untuk membuka akses ekonomi masyarakat. (Riz/PS/RSP)

UMKM Go Online, Majukan Potensi Ekonomi

Pacitan – Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo RI, Septriana Tangkary, SE, MM mengajak generasi muda Indonesia menjadi menjadi pengusaha muda yang memberikan nilai-nilai positif. Merek juga diminta menjunjung kreativitas original.

“Kita jangan hanya menonton melainkan menjadi pemain,” tegas Septriana saat acara Fasilitasi dan Edukasi UMKM Go Online di Pendopo Kabupaten Pacitan, Kamis (10/8/2018) pagi.

Septriana Tangkary berharap terselenggaranya Fasilitasi dan Edukasi UMKM Go Online dapat memacu dan mendorong tumbuhnya pejuang digital yang andal dan kokoh. Selanjutnya mereka dapat memberi contoh masyarakat agar ikut berkecimpung dengan bisnis di bidang di era teknologi dan globalisasi saat ini.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah mencanangkan Program Satu Juta Domain. Hanya saja, untuk mewujudkannya harus ada sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Pelaku UMKM.

Beberapa kendala yang harus diatasi di antaranya mengubah pola pikir tradisional ke arah modern, memperbaiki hasil maupun kemasan produk, kurangnya akses internet di pedesaan, serta kurangnya penguasaan IT ditingkat pelaku UMKM.

Wakil Bupati Pacitan Yudi Sumbogo membacakan sambutan bupati berharap pemerintah pusat selalu memperhatikan kebutuhan UMKM di Daerah. Di tingkat daerah, kata orang nomor dua di Pacitan, Dinas Komunikasi dan Informatika akan memfasilitasi internet keseluruh desa.

“Dengan demikian proses pengiriman data termasuk penerapan Sistem Informasi Desa (SID) dari desa ke tingkat kabupaten bisa berjalan akurat dan lancar,” kata Yudi.

Jumlah pelaku usaha industri usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Pacitan sejauh ini mencapai 22.233 unit. Jumlah ini terdiri cabang Industri, perdagangan, dan jasa. Pemerintah mendorong pemanfaatan internet bagi UMKM untuk pemasaran produk. Ini dilakukan melalui marketplace online serta terintegrasinya platform akses permodalan. (Jeng/PS)

 

 

Dorong Konsumsi Ikan, Pemkab Gencar Sosialisasi Gemarikan

BUDAYAKAN MAKAN IKAN: Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Pacitan Luki Indartato membuka sosialisasi Gemarikan di Pendopo Kabupaten, Rabu (9/8/2017) pagi. (Foto: Rizky M/RSP)

Pacitan – Pemerintah Kabupaten Pacitan terus mendorong orang tua membudayakan gemar makan ikan kepada anak. Ini dilakukan agar konsumsi masyarakat terus meningkat. Sekretaris Daerah Suko Wiyono berharap orang tua membiasakan menyediakan lauk keluarga dengan ikan. Selain harganya relatif murah, ikan laut atau ikan air tawar sangat baik untuk kesehatan. Terlebih untuk perkembangan fisik maupun kecerdasan anak.

“Saya minta bapak ibu orang tua membudayakan gemar makan untuk anak-anak karena itu sangat baik bagi tumbuh kembang,” kata Suko Wiyono saat sosialisasi Gemar Makan Ikan di Pendopo Kabupaten, Rabu (9/8/2017) pagi.

Menurut Suko Wiyono, tidak ada alasan masyarakat Pacitan tidak mengonsumsi ikan. Ini karena potensi ikan di kota berjuluk Seribu Satu Gua ini luar biasa. Selain merupakan daerah pesisir dengan potensi ikan tangkapnya, budidaya ikan tawar di Pacitan juga melimpah. Oleh sebab itu gemar makan ikan harus menjadi budaya bagi masyarakat.

“Jadi sekali lagi membudayakan makan ikan ini sangat penting,” tambah Sekda.

Sosialisasi Gemar Makan Ikan juga dimeriahkan lomba mewarnai serta lomba gerak dan lagu berthema Gemar Makan Ikan. Kegiatan diikuti 480 peserta siswa SD perwakilan 12 kecamatan. Kegiatan ini selan bertujuan menumbuhkan kesadaran mengonsumsi ikan sejak dini, juga dimaksudkan memberi ruang lebih luas bagi anak-anak berkreasi di bidang seni budaya.

Sesuai data 2016 angka konsumsi ikan masyarakat Pacitan mencapai 16,26 kg/kapita setiap tahun. Jauh meningkat dibanding 5-6 tahun kebelakang yang baru mencapai 10 Kg/kapita per tahun.Guna merangsang minat mengkonsumsi ikan pada anak-anak dibutuhkan inovasi. Salah satunya dengan menganekaragamkan menu makanan berbahan dasar ikan. Sehingga minat anak-anak akan bertambah. Di kabupaten Pacitan sendiri juga sudah banyak pengolah berbahan dasar ikan tuna, ada tahu tuna pacitan, risoles tuna, pangsit tuna dan lainnya(RSP/Riz/Jeng/PS)

Beri Motivasi Anak Berprestasi, Pemkab Beri Hadiah Siswa Berprestasi

MOTIVASI: Sekda Suko Wiyono menyerahkan hadiah kepada siswa berprestasi di Kecamatan Kebunagung, Rabu (9/8/2017) pagi.
(Foto: Rizky Mahendra/RSP)

Kebonagung – Ratusan siswa SD/MI dan SMP/MTs di wilayah Kecamatan Kebonagung Rabu, (9/8/2017) pagi menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Pacitan. Mereka yang beruntung adalah murid berprestasi di masing masing kelas. Hadiah berupa uang tunai tersebut diserahkan langsung sekretaris Daerah (Sekda) Suko Wiyono mewakili Bupati Pacitan.

“Jangan dilihat dari besar kecilnya hadiah tapi yang lebih penting adalah bagaimana hadiah ini menjadi pendorong semangat bagi anak anak terus berprestasi,” ujarnya.

Cara pemerintah daerah memotivasi anak dalam meningkatkan prestasi ini sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Harapanya, anak-anak yang berprestasi semakin meningkat. Sedangkan, bagi yang belum, memiliki dorongan kuat untuk mengejar prestasi.

Khusus wilayah Kecamatan Kebonagung jumlah siswa berprestasi yang mendapatkan hadiah sebanyak 204 orang. Pemberian hadiah juga diberikan serentak kepada siswa siswi berprestasi di 12 kecamatan. (RSP/Riz/PS)